Kamis, 05 September 2019

Tips Investor Pemula di Pasar Modal


Investasi merupakan sebuah penanaman modal atau sesuatu yang berhubungan dengan ekonomi dan keuangan, dengan harapan agar mendapat keuntungan. Meskipun deskripsinya adalah untuk mendapat keuntungan, namun kerugian bisa saja terjadi terutama anda yang pemula. Bagi anda investor pemula di pasar modal, simak tips investasi berikut ini untuk meminimalisir kerugian.

Langkah awal berinvestasi


Agar sukses dalam  berinvestasi, tentunya Anda harus mengetahui langkah-langkahnya terlebih dahulu. Pelajari tentang strategi yang harus Anda mainkan, karena berinvestasi tanpa memiliki ilmu sama saja dengan bunuh diri. Untuk itu, ada beberapa langkah awal  dalam berinvestasi yang harus Anda ketahui.

Jangan takut untuk memulai investasi


Jangan pernah takut untuk memulai sebuah investasi. Karena Anda tidak akan pernah tahu hasilnya sebelum Anda mencobanya sendiri, entah gagal atau berhasil. Semua itu wajar, sebab Anda juga butuh yang namanya pengalaman dan pembelajaran untuk lebih baik ke depannya.

Tidak perlu khawatir, karena banyak penasihat keuangan yang siap membantu ketika Anda membutuhkan. Dengan saran dan masukan, Anda pasti akan lebih percaya diri dalam memulai sebuah investasi.

Pelajari teknik berinvestasi di pasar modal


Menurut sebagian orang, investasi saham dipandang penuh risiko, padahal itu tidak sepenuhnya benar. Memang benar investasi ini ada risikonya, tapi bisa di minimalisir dengan mempelajari tekniknya dengan benar. Misalnya ketika ingin membeli saham sebuah perusahaan, anda harus mengetahui terlebih dahulu tentang sejarah perusahaan tersebut.

Namun yang dilakukan oleh kebanyakan investor pemula tidaklah demikian. Karena mereka justru akan membeli saham yang harganya lebih rendah tanpa mengetahui sejarah perusahaan tersebut. Menurut Direktur Pengembangan PT BEI, Nicky Hogan, bahwa agar investor baru memilih sahamnya lebih dulu kemudian menyesuaikan uangnya.

Harus bisa membedakan antara investasi di pasar modal dengan tempat lain


Memilih jenis investasi yang tepat memang membingungkan, terutama anda yang investor pemula. Karena ada berbagai macam jenis investasi yang cukup menarik perhatian seperti di sektor properti, reksa dana, atau saham. Semua itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tentu sesuai dengan porsinya.

Namun bagi anda yang sudah terlanjur terjun dalam investasi saham, harus memperhatikan bahwa tekniknya berbeda dengan investasi lainnya. Menurut Direktur Pengelolaan Investasi OJK, Sujanto, yang dikutip dari detikfinance.com, anda harus pertimbangkan jumlah likuiditas, balik modal, serta risikonya. Misal properti, dinilai sebagai investasi yang menguntungkan dengan tingkat risiko rendah.

Namun diperlukan modal besar untuk berinvestasi di sektor ini, mengingat harga properti sekarang ini harganya semakin tinggi. Berbeda dengan investasi saham yang tidak membutuhkan banyak modal, terlebih bagi anda yang masih pemula.

Apa yang harus Anda lakukan selanjutnya?


Sudah memiliki modal baik dana maupun ilmu strategi dalam berinvestasi? Sekarang saatnya Anda mengetahui langkah selanjutnya untik berinvestasi. Perhatikan baik-baik, karena seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa investasi di pasar modal berbeda dengan investasi di tempat lain. Anda bisa melihat langkah-langkah selanjutnya di bawah ini.

Harus jelas dalam memasang target


Dalam melakukan investasi, maka anda harus jelas dalam memasang target mulai dari berapa besar nilai serta waktu yang ingin dicapai. Karena tanpa target yang jelas, anda hanya akan sia-sia saja dalam berinvestasi saham. Bahkan bukan hanya untuk saham saja, melainkan untuk investasi lain yang harus diperlakukan dengan sama.

Ibarat orang,  dia tidak akan semangat tanpa memiliki tujuan hidup yang jelas.

Berinvestasilah secara konsisten


Seperti halnya keberhasilan yang tidak akan tercapai tanpa konsisten dan rasa ingin terus belajar, dalam dunia investasi juga demikian. Jatuh bangun dalam semua hal itu biasa, namun selalu konsisten adalah salah satu jalan agar sukses dalam berinvestasi. Karena jika anda mau konsisten meski sering rugi, maka bukan tidak mungkin anda bisa sukses berinvestasi.

Harus bisa menghitung untung dan ruginya


Sebagai seorang investor di bidang saham, anda harus memposisikan diri sebagai investor jangka panjang, misalnya belasan tahun ke depan. Dengan begini, maka seorang investor pasti akan memiliki target. Karena target investasi jangka panjang berbeda dengan trader yang hanya menginginkan untung bulanan atau bahkan harian.

Persiapkan dana darurat untuk investasi di pasar modal


Menurut seorang perencana keuangan, Prita Hapsari Ghozie, sebagai seorang investor saham, seseorang harus mempersiapkan dana darurat. Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga ketika harga saham mengalami penurunan. Untuk itu, jangan investasikan semua tabungan yang anda miliki, sebaiknya sisihkan beberapa untuk dana darurat.

Nah itulah beberapa tips investasi untuk pemula di pasar modal, semoga artikel ini bermanfaat ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar